
Perlahan tapi pasti, nama Asus mulai merangsek naik dalam
pangsa pasar notebook di Indonesia. Berdasarkan data IDC terbaru, Asus telah berhasil
menduduki peringkat kedua penjualan notebook terbesar dengan share 15% pada Q3
2011.
Dalam keterangan pers yang kami terima, Asus mengungkapkan
bahwa penjualan notebook mereka selama kuartal ketiga 2011 mencapai peningkatan
lebih dari 600% dibanding kuartal ketiga 2010.
Di beberapa daerah di luar Jakarta, Asus bahkan menempati
posisi pertama penjualan notebook, kali ini berdasarkan data GfK bulan
September 2011. Di Semarang, vendor asal Taiwan ini meraup pangsa sebesar 22,7%,
sementara di Yogyakarta, mereka menguasai 24,9% pasar.
“Dengan menghadirkan
berbagai jenis varian produk inovatif dan berkualitas dengan harga yang
kompetitif, Asus terbukti serius dalam menggarap pasar Indonesia sehingga
rasio kepemilikan komputer bagi masyarakat
Indonesia dapat meningkat,” papar
Juliana Cen (Business Development Manager Asus Indonesia).
Bukti keseriusan Asus ini terlihat antara lain ketika dua
produk inovatif mereka, yakni Asus Eee Pad Transformer dan Asus Zenbook,
tersedia secara cepat di tanah air.
“Asus terus berusaha memperluas ketersediaan dan layanan purna
jual di Indonesia ditambah dengan
jaminan garansi global 2 tahun yang menjadi nilai tambah tersendiri bagi pengguna,” pungkas
Juliana.